Seperti Apa Kuliah Jurusan Manajemen Itu?

Jurusan manajemen banyak diminati dikarenakan peluang kerjanya yang sangat luas. Setiap perusahaan yang berdiri takkan terlepas dari kebutuhan akan lulusan manajemen di setiap divisi mereka, baik itu personalia, produksi, pemasaran, maupun di divisi keuangan. Lebih lengkap lagi, berikut ini merupakan prospek karier seorang lulusan manajemen:

 

  • Excecutive Staff Personalia dan SDM, Excecutive Staff Pemasaran, Excecutive Staff Produksi, Excecutive Staff Keuangan
  • Administrator Keuangan, Administrator Personalia dan HRD, Administrator Pemasaran, atau Administrator Produksi
  • Manajer di berbagai bidang
  • Analis Pasar 
  • Analis Saham dan Pasar Modal
  • Analis Mutu Produk
  • Supervisor
  • Direktur atau juga Komisaris
  • Wirausahawan
  • Staff Penagajar baik Dosen maupun Guru Ekonomi, dan lain sebagainya.

KONSENTRASI JURUSAN MANAJEMEN

Karier dalam jurusan manajemen banyak dicetak dari adanya konsentrasi jurusan dalam manajemen itu sendiri. Adapun konsentrasi didalam jurusan manajemen pada umumnya ialah sebagai berikut:

Manajemen Keuangan

Pada konsentrasi ini, mahasiswa peminatnya akan banyak mempelajari mengenai analisa dan teknik pengelolaan keuangan suatu perusahaan. Adapun analisa yang dimaksud ialah lebih banyak pada analisa laporan keuangan dalam hal menilai kesehatan keuangan perusahaan. Selain itu, pada konsentrasi ini peminatnya akan diajarkan pula pada apa saja yang mempengaruhi tingkat keuangan perusahaan.

Manajemen Pemasaran

Pada konsnetrasi ini, mahasiswa peminatnya akan lebih banyak memfokuskan pada teknik pemasaran usaha. Adapun teknik pemasaran ini tak terlepas dari analisa bauran pemasaran seperti Product, Price, Place, Promotion (4P). Selain itu peminat konsentrasi ini diajarkan pula dalam hal melihat peluang pasar dan cara memanfaatkannya, serta apa saja yang dapat mempengaruhi tingakt pemasaran produk tersebut.

Manajemen Sumber Daya Manusia (M-SDM)

Pada konsentrasi ini mahasiswa peminatnya akan banyak terfokus pada pengelolaan sumberdaya manusia (SDM) dala suatu organisasi. Pengelolaan ini dimaksudkan untuk dapat meningkatkan kinerja atau produktivitas kerja karyawan. Pada konsentrasi ini peminatnya akan banyak mempelajari bagaimana seorang pimpinan dapat mengelola tenaga kerja yang ada untuk mencapai tujuan perusahaan dan apa saja faktor yang menyebabkan tenaga kerja menjadi menurun produktivitas kerjanya.

 

Manajemen Operasional

Pada konsentrasi ini mahasiswa pemniatnya akan banyak memfokuskan pada analisa produk mulai dari saat pengiriman, pembuatan, hingga proses pengiriman produk. Selain itu konsentrasi ini juga banyak menganalisa mengenai letak perusahaan dan hubungannya dengan kelancaran proses distribusi produk hingga sampai pada tangan konsumen. Konsentrasi ini juga lebih fokus pad kajian mutu dan quality control suatu produk sehingga lulusan dari konsentrasi ini akan banyak dicari oleh industri.




MATA KULIAH JURUSAN MANAJEMEN

Berbicara mengenai konsentrasi jurusan pasti tak terlepas donk dengan mata kuliah yang diajarkan. Adapun pada umumnya mata kuliah yang diajarkan di jurusan manajemen ialah sebagai berikut:

MPK (MATA KULIAH PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN)

  1. Pendidikan Agama
  2. Pendidikan Kewarganegaraan
  3. Pendidikan Pancasila
  4. Bahasa Indonesia
  5. Bahasa Inggris Bisnis
  6. Ilmu Alamiah Dasar
  7. Ilmu Budaya Dasar 

MKK (MATA KULIAH KEAHLIAN DAN KETERAMPILAN)

  1. Ekonomi Mikro
  2. Ekonomi Makro
  3. Pengantar Akuntansi (dipelajari sampai beberapa semester)
  4. Pengantar Bisnis
  5. Pengantar Manajemen
  6. Matematika Ekonomi
  7. Matematika Bisnis
  8. Statistik (biasanya dipelajari hingga 2 semester)
  9. Pengantar Aplikasi Komputer
  10. Kewirausahaan
  11. Ekonomi Koperasi
  12. Komputerisasi Statistik Bisnis / Laboratorium Statistik

MPB (MATA KULIAH PERILAKU BERKARYA)

  1. Perilaku Organisasi
  2. Metode Penelitian
  3. Manajemen Investasi
  4. Anggaran Perusahaan
  5. Perpajakan
  6. Hukum Bisnis
  7. Ekonomi Manajerial
  8. Ekonomi Internasional
  9. Komunikasi Bisnis
  10. Analisis Kuantitatif
  11. Perekonomian Indonesia
  12. Etika Bisnis

MKB (MATA KULIAH KEAHLIAN BERKARYA)

  1. Manajemen Pemasaran (dipelajari hingga beberapa semester)
  2. Manajemen Keuangan (dipelajari hingga beberapa semester)
  3. Manajemen SDM (dipelajari hingga beberapa semester)
  4. Manajemen Operasi dan Produksi (dipelajari hingga beberapa semester)
  5. Manajemen Strategik
  6. Akuntansi Biaya
  7. Akuntansi Manajemen
  8. Riset Operasi
  9. Sistem Informasi Manajemen
  10. E-Commerce
  11. Studi Kelayakan Bisnis
  12. Analisa Laporan Keuangan
  13. Laboratorium Manajemen Keuangan dan Akuntansi 

MATA KULIAH KONSENTRASI JURUSAN

KONSENTRASI MANAJEMEN PEMASARAN

  1. Riset Pemasaran
  2. Manajemen Pemasaran Jasa (sering juga disebut Pemasaran Jasa)
  3. Manajemen Pemasaran Internasional
  4. Perilaku Konsumen

KONSENTRASI MANAJEMEN KEUANGAN

  1. Manajemen Keuangan Internasional
  2. Analisis Sekuritas dan Portofolio
  3. Analisis Kinerja Keuangan
  4. Manajemen Resiko

KONSENTRASI MANAJEMEN SDM

  1. Total Quality Management (TQM)
  2. Manajemen Kinerja dan Kompensasi
  3. Manajemen Pelatihan dan Pengembangan SDM
  4. Teknik Perencanaan Tenaga Kerja

KONSENTRASI MANAJEMEN OPERASIONAL

  1. Manajemen Mutu Produk
  2. Manajemen Rantai Pasokan (Supply Chain Management)
  3. Manajemen Proyek

Masa Depan Saya Nanti Apabila Kuliah Di Bisnis Dan Manajemen

Dalam hidup, ada momen – momen yang terkadang bisa membuat kita bimbang. Contohnya, masuk SMP mana, masuk SMA mana, masuk perguruan tinggi mana, swasta atau negeri, atau lulus SMA langsung bekerja. Itu baru saja melewati satu fase dalam hidup. Dan tentunya masih ada fase – fase lainnya, misalnya menentukan program studi untuk kuliah.

Kenapa bisa bimbang? Karena umumnya ketika baru lulus SMA pasti kita memikirkan masa depan. Ya, pilihan tersebut menentukan masa depan kita.

Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata Manajer?

Ganteng, wangi, rapi? Atau Cowok klimis dengan jas mahal, lalu berbicara didepan banyak orang yang duduk memperhatikannya? Atau Bapak – bapak yang memberikan arahan kepada beberapa orang (bawahannya)? Atau kamu punya gambaran lainnya?

Apapun gambaran kamu, jika ditanya “Mau nggak jadi Manajer?”. Pasti tidak akan menolak, kan? Kalau ada yang jawab “nggak,” itu pasti belum selesai jawabannya. Lengkapnya “Nggak nolak!”. Siapa sih yang tidak mau jadi Manajer? Gaji oke dan pekerjaan bergengsi pula.

Oh ya, bukan hanya pria loh yang bisa jadi Manajer, tapi wanita juga bisa. Tapi, ada satu hal yang pasti untuk menjadi seorang Manajer, yaitu harus menguasai ilmu Manajemen. Saya sebagai generasi muda dan saya seorang wanita yang tidak ingin di pandang rendah dan ingin memiliki masa depan yang cerah, saya ingin menguasai ilmu Manajemen dan tentunya saya melanjutkan pendidikan di Universitas Widyatama dengan jurusan Bisnis dan Manajemen.

Jurusan Bisnis dan Manajemen sudah dianggap sebagai salah satu jurusan yang mempunyai masa depan yang cerah. Karena, lulusan Bisnis dan Manajemen itu bisa ditempatkan di area mana saja, mulai dari manajemen perusahaan, keuangan, pemasaran, dll. Sebab bisnis itu mencakup banyak bidang, maka lulusan Bisnis dan Manajemen dianggap mempunyai keahlian yang lebih luas untuk mendukung berkembangnya suatu perusahaan.

Setiap perusahaan tentunya memerlukan seseorang yang memahami dunia Manajemen, dan disitulah letak kekuatan lulusan jurusan manajemen. Selain perusahaan, kita juga bisa menjadi wirausahawan dan jurusan ini akan sangat membantu, karena ilmu manajerial yang didapatkan akan sangat membantu membangun bisnis dan mengembangkannya.

Dan saya lebih tertarik menjadi seorang wirausaha daripada menjadi seorang pekerja. Karena menjadi seorang wirausaha, walaupun bisnis sekecil apapun kita akan menjadi Bos, sedangkan seorang pekerja dia akan tetap menjadi bawahan (karyawan).

Impian saya adalah menjadi seorang wirausahawan yang sukses dibidang kuliner atau Food and Beverages. Alasan saya berbisnis selain karena saat SMK saya mengambil jurusan Jasa Boga atau Tata Boga, tetapi saya juga ingin membuka lapangan pekerjaan bagi pengangguran yang ada di Indonesia yang sekarang jumlahnya sangat besar.

Mengapa jumlah pengangguran di Indonesia sangat besar? Karena, rata – rata yang sedang bersekolah atau kuliah dan yang sudah lulus perguruan tinggi pasti akan berebut pekerjaan dan mindset yang ada pun adalah kuliah dan menjadi sarjana, untuk mengincar pekerjaan dengan jenjang karir yang semakin tinggi akan menjanjikan kesuksesan. Tidak ada yang salah dari penyataan tersebut, tetapi jika setiap sarjana berpikiran seperti itu maka hampir dapat dipastikan setiap tahun Indonesia akan kekurangan lapangan pekerjaan.

Harus diakui, memang tidak mudah untuk menjalankan bisnis, walaupun dimulai dengan bisnis kecil. Tapi justru akan makin ‘salah’ jika kita tidak pernah memulai dan merasakan jatuhnya berbisnis dan kemudian memiliki waktu yang cukup untuk bangkit kembali. Jadi, membangun bisnis itu tidak cukup hanya mimpi, tapi harus bisa memulai dengan benar. Dengan pengetahuan Bisnis dan Manajemen ini lah, akan sangat membantu segala hal yang dibutuhkan dalam membangun bisnis baru dan cara pengembangannya, seperti perekrutan tenaga kerja, UU tenaga kerja, permintaan pasar, marketing, serta keuangan atau accounting. Juga tentang dasar – dasar pengelolaan tim karyawan, menjaga hubungan baik dengan pelanggan, dan mampu mengambil keputusan yang tepat.

Sebenarnya, mental berwirausaha sudah ditanamkan pada kurikulum pendidikan sekolah, bahkan sebelum jenjang perguruan tinggi. Hanya saja untuk praktik riil di lapangan memang masih belum dapat dilakukan dengan sempurna karena mindset yang ditanamkan tadi masih salah, selain itu biasanya karena terkendala dengan modal.

Oleh karena itu, mulailah merubah mindset tersebut, bahwa pendidikan setinggi mungkin bukan untuk membentuk diri sebagai pekerja, namun justru untuk menciptakan lapangan kerja yang baru.

Kesimpulan

Sebagai generasi muda, yang sedang bersekolah atau kuliah dan yang sudah lulus menjadi sarjana Bisnis dan Manajemen harus mempunyai cara pandang atau mindset baru dan membawa perubahan dalam menghadapi suatu kehidupan, pengaturan keuangan, dasar manajemen hingga rencana bisnis.

Dan ubahlah mindset tentang lulusan sarjana itu bukan dibentuk untuk menjadi pekerja, namun harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang baru.

Dosen Pengampu : D. J. Anderson Butarbutar, S.E., S.Kom., M.M